MENU

About Me

Assalamu'alaikum
Terima kasih telah berkunjung ke blog saya. ini adalah blog pertama saya, yang merupakan diary perjalanan karier dan kegiatan saya sebagai Model muslimah (2000), founder ZAURA Models Management (2010),  fashion designer dari brand ELHASBU sejak 2013. Penulis Buku "Everyone Can Be A Role Model" (2015)

Semoga blog ini bisa menjadi penebar kebaikan, 
yang bermanfaat bagi para pembaca dan saya sendiri.
Silahkan ikuti terus cerita blog ini.

Terima kasih...

Contact person LULU ELHASBU:

Untuk menghubungi LULU ELHASBU bisa melalui,
1. Phone / sms / Whatsapp: 087877964514 (Dyah)
2. Email: luluelhasbu@gmail.com
Independent, mature, and simple are the words that describes me, Olivia Lubis Jensen.  I was born as a twin with Sabrina in Denmark, 11 April 1993. My Dad, Benny Jensen is Danish and my Mom, Viverina Lubis is Indonesian. Me and my eurasian family moved to Indonesia when I was two, and lived here ever sinced.
I grew up in an artsy town, Bandung, with my twin sister and also my older brother (Daniel Jensen). Our parents stayed back and work their business in a small town called Cirebon. We had quality time with our family only on weekends, when our parents are in town to vist. This habituallity made me face daily matters individually, and that developed my maturity in a responsible way. 
My life in the entertainment industry beguon a normal Saturday night. Waktu itu aku dan Sab lagi jalan-jalan di salah satu Mall di Bandung and suddenly we were surrounded by people out of the blue, lengkap dengan kamera segala! Mereka ngajak aku untuk ikutan casting film sebagai pemeran utama yang akan diadakan besoknya. At that time I was just an ordinary fifteen years old girl. Hearing the offer sounded way too good to be true. So then I was pessimistic and left them with my home phone number, didn’t think any of it seriously. And the next morning I was really surprised when they called. Bahkan udah sampai minta ijin ke nyokap segala! It was my Mom, that encouraged me to take this opportunity. Akhirnya aku memutuskan untuk ikut casting film Bukan Cinta Biasa –dan diterima!
Karena aku memulai karir di layar lebar, tawaran pekerjaan yang datang setelahnya pun nggak jauh dari berakting. Setelah Bukan Cinta Biasa (2009), aku juga ikutan di Cinta Dua Hati (2010). Di tahun 2011 aku terlibat di film The Tarix Jabrix 3, Milli & Nathan, dan Masih Bukan Cinta Biasa. Tahun ini aku terlibat dalam film Gerimis Mengundang produksi Malaysia. I felt very proud to be a nominee in Festival Film Bandung 2010 sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan juga di Indonesia Movie Award sebagai Aktris Pendatang Baru Terbaik dalam film Bukan Cinta Biasa (that was my first movie!).
Setelah menerima tawaran untuk masuk di manajemen, aku pindah ke Jakarta. Selain itu aku juga terpilih sebagai Duta Kanker Serviks untuk salah satu company majalah. Aku sering research untuk menambah informasi mengenai kanker serviks, I want to share my knowledge and health habit to as many women as I can, so they can be more concerned and BE HEALTHY!
I like to socialize. Try new things. Meet new people. See new places. I like purple and white. And Jazz. I like travelling, and I LOVE FASHION. But most of all, I try to keep balance in my life. Work, family, friends, environment, semua harus berjalan dalam harmoni, nggak ada bagian yang kekurangan sementara yang lain berlebih. Because happiness is all about balance.
- See more at: http://olivia-jensen.com/v/about-me/#sthash.NkaJKQs5.dpuf
Independent, mature, and simple are the words that describes me, Olivia Lubis Jensen.  I was born as a twin with Sabrina in Denmark, 11 April 1993. My Dad, Benny Jensen is Danish and my Mom, Viverina Lubis is Indonesian. Me and my eurasian family moved to Indonesia when I was two, and lived here ever sinced.
I grew up in an artsy town, Bandung, with my twin sister and also my older brother (Daniel Jensen). Our parents stayed back and work their business in a small town called Cirebon. We had quality time with our family only on weekends, when our parents are in town to vist. This habituallity made me face daily matters individually, and that developed my maturity in a responsible way. 
My life in the entertainment industry beguon a normal Saturday night. Waktu itu aku dan Sab lagi jalan-jalan di salah satu Mall di Bandung and suddenly we were surrounded by people out of the blue, lengkap dengan kamera segala! Mereka ngajak aku untuk ikutan casting film sebagai pemeran utama yang akan diadakan besoknya. At that time I was just an ordinary fifteen years old girl. Hearing the offer sounded way too good to be true. So then I was pessimistic and left them with my home phone number, didn’t think any of it seriously. And the next morning I was really surprised when they called. Bahkan udah sampai minta ijin ke nyokap segala! It was my Mom, that encouraged me to take this opportunity. Akhirnya aku memutuskan untuk ikut casting film Bukan Cinta Biasa –dan diterima!
Karena aku memulai karir di layar lebar, tawaran pekerjaan yang datang setelahnya pun nggak jauh dari berakting. Setelah Bukan Cinta Biasa (2009), aku juga ikutan di Cinta Dua Hati (2010). Di tahun 2011 aku terlibat di film The Tarix Jabrix 3, Milli & Nathan, dan Masih Bukan Cinta Biasa. Tahun ini aku terlibat dalam film Gerimis Mengundang produksi Malaysia. I felt very proud to be a nominee in Festival Film Bandung 2010 sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan juga di Indonesia Movie Award sebagai Aktris Pendatang Baru Terbaik dalam film Bukan Cinta Biasa (that was my first movie!).
Setelah menerima tawaran untuk masuk di manajemen, aku pindah ke Jakarta. Selain itu aku juga terpilih sebagai Duta Kanker Serviks untuk salah satu company majalah. Aku sering research untuk menambah informasi mengenai kanker serviks, I want to share my knowledge and health habit to as many women as I can, so they can be more concerned and BE HEALTHY!
I like to socialize. Try new things. Meet new people. See new places. I like purple and white. And Jazz. I like travelling, and I LOVE FASHION. But most of all, I try to keep balance in my life. Work, family, friends, environment, semua harus berjalan dalam harmoni, nggak ada bagian yang kekurangan sementara yang lain berlebih. Because happiness is all about balance.
- See more at: http://olivia-jensen.com/v/about-me/#sthash.NkaJKQs5.dpuf
Independent, mature, and simple are the words that describes me, Olivia Lubis Jensen.  I was born as a twin with Sabrina in Denmark, 11 April 1993. My Dad, Benny Jensen is Danish and my Mom, Viverina Lubis is Indonesian. Me and my eurasian family moved to Indonesia when I was two, and lived here ever sinced.
I grew up in an artsy town, Bandung, with my twin sister and also my older brother (Daniel Jensen). Our parents stayed back and work their business in a small town called Cirebon. We had quality time with our family only on weekends, when our parents are in town to vist. This habituallity made me face daily matters individually, and that developed my maturity in a responsible way. 
My life in the entertainment industry beguon a normal Saturday night. Waktu itu aku dan Sab lagi jalan-jalan di salah satu Mall di Bandung and suddenly we were surrounded by people out of the blue, lengkap dengan kamera segala! Mereka ngajak aku untuk ikutan casting film sebagai pemeran utama yang akan diadakan besoknya. At that time I was just an ordinary fifteen years old girl. Hearing the offer sounded way too good to be true. So then I was pessimistic and left them with my home phone number, didn’t think any of it seriously. And the next morning I was really surprised when they called. Bahkan udah sampai minta ijin ke nyokap segala! It was my Mom, that encouraged me to take this opportunity. Akhirnya aku memutuskan untuk ikut casting film Bukan Cinta Biasa –dan diterima!
Karena aku memulai karir di layar lebar, tawaran pekerjaan yang datang setelahnya pun nggak jauh dari berakting. Setelah Bukan Cinta Biasa (2009), aku juga ikutan di Cinta Dua Hati (2010). Di tahun 2011 aku terlibat di film The Tarix Jabrix 3, Milli & Nathan, dan Masih Bukan Cinta Biasa. Tahun ini aku terlibat dalam film Gerimis Mengundang produksi Malaysia. I felt very proud to be a nominee in Festival Film Bandung 2010 sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan juga di Indonesia Movie Award sebagai Aktris Pendatang Baru Terbaik dalam film Bukan Cinta Biasa (that was my first movie!).
Setelah menerima tawaran untuk masuk di manajemen, aku pindah ke Jakarta. Selain itu aku juga terpilih sebagai Duta Kanker Serviks untuk salah satu company majalah. Aku sering research untuk menambah informasi mengenai kanker serviks, I want to share my knowledge and health habit to as many women as I can, so they can be more concerned and BE HEALTHY!
I like to socialize. Try new things. Meet new people. See new places. I like purple and white. And Jazz. I like travelling, and I LOVE FASHION. But most of all, I try to keep balance in my life. Work, family, friends, environment, semua harus berjalan dalam harmoni, nggak ada bagian yang kekurangan sementara yang lain berlebih. Because happiness is all about balance.
  

 
- See more at: http://olivia-jensen.com/v/about-me/#sthash.NkaJKQs5.dpuf
Independent, mature, and simple are the words that describes me, Olivia Lubis Jensen.  I was born as a twin with Sabrina in Denmark, 11 April 1993. My Dad, Benny Jensen is Danish and my Mom, Viverina Lubis is Indonesian. Me and my eurasian family moved to Indonesia when I was two, and lived here ever sinced.
I grew up in an artsy town, Bandung, with my twin sister and also my older brother (Daniel Jensen). Our parents stayed back and work their business in a small town called Cirebon. We had quality time with our family only on weekends, when our parents are in town to vist. This habituallity made me face daily matters individually, and that developed my maturity in a responsible way. 
My life in the entertainment industry beguon a normal Saturday night. Waktu itu aku dan Sab lagi jalan-jalan di salah satu Mall di Bandung and suddenly we were surrounded by people out of the blue, lengkap dengan kamera segala! Mereka ngajak aku untuk ikutan casting film sebagai pemeran utama yang akan diadakan besoknya. At that time I was just an ordinary fifteen years old girl. Hearing the offer sounded way too good to be true. So then I was pessimistic and left them with my home phone number, didn’t think any of it seriously. And the next morning I was really surprised when they called. Bahkan udah sampai minta ijin ke nyokap segala! It was my Mom, that encouraged me to take this opportunity. Akhirnya aku memutuskan untuk ikut casting film Bukan Cinta Biasa –dan diterima!
Karena aku memulai karir di layar lebar, tawaran pekerjaan yang datang setelahnya pun nggak jauh dari berakting. Setelah Bukan Cinta Biasa (2009), aku juga ikutan di Cinta Dua Hati (2010). Di tahun 2011 aku terlibat di film The Tarix Jabrix 3, Milli & Nathan, dan Masih Bukan Cinta Biasa. Tahun ini aku terlibat dalam film Gerimis Mengundang produksi Malaysia. I felt very proud to be a nominee in Festival Film Bandung 2010 sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan juga di Indonesia Movie Award sebagai Aktris Pendatang Baru Terbaik dalam film Bukan Cinta Biasa (that was my first movie!).
Setelah menerima tawaran untuk masuk di manajemen, aku pindah ke Jakarta. Selain itu aku juga terpilih sebagai Duta Kanker Serviks untuk salah satu company majalah. Aku sering research untuk menambah informasi mengenai kanker serviks, I want to share my knowledge and health habit to as many women as I can, so they can be more concerned and BE HEALTHY!
I like to socialize. Try new things. Meet new people. See new places. I like purple and white. And Jazz. I like travelling, and I LOVE FASHION. But most of all, I try to keep balance in my life. Work, family, friends, environment, semua harus berjalan dalam harmoni, nggak ada bagian yang kekurangan sementara yang lain berlebih. Because happiness is all about balance.
  

 
- See more at: http://olivia-jensen.com/v/about-me/#sthash.NkaJKQs5.dpuf

No comments :

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...